Linda duduk disamping Kaza yang saat itu sedang mengendarakan mobil. Walaupun sudah tiga puluh menit bersama, tak sedikitpun bincang-bincang terdengar di antara mereka. "Mas Kaza sudah lama kenal dengan mbak Diani?" Entah kenapa, Linda penasaran tentang apa yang dilihatnya tadi di ruang rapat. Kata-kata itu terus berputar di otaknya, dan dia tidak menyangka bahwa mulutnya berbicara begitu saja. "Enggak kok, aku baru kenal tadi. Saat om Broto kenalin ke kita," jawab Kaza singkat tanpa memandang Linda. Itu jelas dusta, karena Kaza dan Diani sudah kenal lama, belasan tahun yang lalu. Raut wajah Kaza tidak sebiasa tadi. Ada emosi tertahan yang tak bisa dikeluarkannya, terlebih di depan Linda. Linda mengangguk, walaupun dia tak yakin Kaza akan melihatnya, "Tapi aku lihat tadi mas Kaza ngob

