Saat menyusur perjalanan ke luar kota membuat Noel tertidur lelap di pangkuan Clary. Bara pun tampak fokus menyetir mobil. Perjalanaan yang ditempuh memang tidak jauh. Kurang lebih menghabiskan waktu selama dua jam. Kali ini, Clary merasa cukup tenang berada di samping Bara. Ia sama sekali tidak merasakan kedongkolan seperti masa-masa sebelumnya ketika ia berhadapan dengan pria itu. Nampaknya, hati Clary sudah cukup luluh untuk memaafkan. Lagi pula, cara Bara memperlakukannya seakan tidak terjadi apa-apa. Bara dengan sikap bijaknya berusaha untuk membangun kembali hubungan dengan mantan tunangannya itu. "Terima kasih, ya udah mau anterin aku," kata Clary sembari menatap lurus ke depan. "Sama-sama, Sayang." "Kamu kenapa sih begitu peduli sama aku?" Bara nyengir, ia melirik sebentar pad

