Menjelang pagi, di rumah Vinson terdengar derai tawa dari ruang tamu. Nyonya Silvi sedang menelepon seseorang. Mereka tampak bicara sangat akrab. Diam-diam Bi Uni mendengar pembicaraan mereka. Nyonya Silvi tampak menyebut nama seseorang. “Iya, kamu sehat Fin?” tanya Nyonya Silvi. Bi Uni semakin menyondongkan telinganya. Bi Uni berpikir jika sapaan Fin yang dipanggil oleh Nyonya Silvi adalah Vinson, anaknya. Namun, Bi Uni memecahkan dugaannya. Sebab, Vinson sendiri saat ini sedang istirahat di kamarnya. Tidak mungkin Nyonya Silvi bertanya kabar anaknya sendiri dalam satu rumah. “Ya udah, nanti Mama sampaikan sama Vinson ya,” ucap Nyonya Silvi, “iya, iya. Vinson pasti mau kok. Kamu jangan khawatir. Semuanya baik-baik saja. Perempuan itu juga sudah dirawat di rumah sakit.” Ucapnya kembali.

