Aku menyusuri jalan keluar dari rumah sakit tempat ku dirawat. Hiruk pikuk keramaian kota sama sekali tak kurasakan. Hampa , sepi dan pastinya hancur. Hidupku memang sudah tidak ada artinya lagi. Aku sudah tak memiliki harga diri seorang wanita yang biasa dibanggakan, bahkan bayi tak berdosa dalam kandunganku pun tak mampu ku pertahankan. Wanita macam apa aku ini? Jangankan akhlak, otak pun sepertinya aku tak punya. Haruskah aku mati saja? Menyusul janin yang tak berdosa yang bahkan tak pernah menyentuh warna dunia. Ayah, bunda, maafkan putrimu yang tak berguna ini. Takdir mempermainkanku dengan sangat indah. ### Bella menyusuri jalan dengan air mata yang terus mengalir. Ramai suasana kota, membuat hampir sepanjang mata melihatnya dengan tatapan aneh, langkah yang gontai dan t

