CHAPTER 44

1360 Kata

Mario kembali ke rumah sakit, ia khawatir kalau Bella terbangun dan merasa ketakutan karena sendirian. Dengan setengah berlari pria tinggi itu memasuki lift yang hampir tertutup, dan tanpa sengaja matanya menangkap sosok yang ia kenal sedang berjalan melewatinya ke arah pintu keluar rumah sakit. Sepertinya ia melihat Renno tadi, atau mungkin ini hanay perasaannya saja. Tidak mungkin adiknya itu berani menampakan batang hidungnya lagi setelah kejadian kemarin ia menghajarnya. Begitu pintu lift terbuka di lantai yang ia tuju, Mario kembali berlari, berharap Bella belum bangun. Namun ternyata gadis itu tengah duduk dengan tenang sembari memainkan telephone genggamnya. "Kak..."sapanya sambil tersenyum begitu melihat Mario masuk ke dalam ruang inapnya. "Kau sudah bangun?" Mario membalas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN