Rumah tangga yang ia bangun selama lebih dari tiga puluh tahun lamanya dirusak oleh seorang gadis yang masih berstatuskan sebagai siswi SMA. Lola menghela napas kemudian meneguk minumannya. Tidak berapa lama ia menangis, setelah itu tertawa sendirian seperti orang yang tak waras. Kyla baru saja datang dan mendapati mamanya seperti itu pun hanya menghela napas. Kyla menaruh tasnya di atas sofa, lantas menarik paksa gelas mamanya. “Ma,” gumam Kyla menatap mamanya. Lola mendelik saat Kyla menarik gelas. Wanita itu mendengus sambil mengibaskan tangan tidak peduli. Baiklah, gelasnya memang diambil. Lola bisa meminumnya langsung dari botolnya. Kyla mendecakkan lidah merasa kesal dengan kebiasaan mamanya yang akan melampiaskan semua kekesalannya dengan minum-minuman sampai mabuk. “Mabuk

