Rasa cinta yang disalurkan oleh bibir adalah sentuhan termanis yang masih dapat dikuasai oleh hati. Namun jika melewati batas wajah kekasih, seseorang itu akan tenggelam cukup dalam dan bersedia terseret sangat jauh dalam sungai gairah. Ken harus pandai mengatur napas yang mulai terputus-putus, ketika seluruh otot hangatnya mengeras. Rasanya, ubun-ubun pria tampan itu akan segera meledak. Hingga ia memutuskan untuk menghentikan kecupannya dan memeluk Kalila dengan begitu erat. Sambil mendekap, Ken memejamkan kedua matanya. Ia terlihat begitu menikmati momen ini dan berharap wanitanya juga merasakan hal yang sama. Bahagia, dalam badai asmara. Menurut Ken Arashi, mencintai bagi para pria sejati adalah mampu memeluk seorang wanita dengan tangannya sendiri. Lalu merasakan bahwa dia hidup da

