“Panggil Sofi keluar!” Suara keras Sultan menggelegar di ruang tamu. Pria itu masih berdiri tak jauh dari ambang pintu. "Ba-baik, P--" "Ada apa ya, pak?" Belum juga dipanggil oleh wanita yang sedang menundukkan kepala ketakutan itu, Sofi sudah lebih dulu keluar. Wanita muda itu berlari keluar begitu mendengar suara teriakan seseorang. “Apa maksudmu istriku tidak ada di rumah?” tanya Sultan pada asisten rumah yang ia tahu cukup dekat dengan istrinya tersebut. Sofi mengerjap. Sofi sempat melirik teman kerjanya sebelum mengembalikan fokus pada sang majikan. “Bu Kansa sedang keluar sama bu Sumi, Pak.” Sofi mengatakannya pelan-pelan. “Kemana?” “Tadi waktu saya tanya, katanya mau ke rumah temannya.” Lagi, Sofi berbicara pelan. Mendengar jawaban itu, kening Sultan bertambah mengernyit. Ke

