Perempuan dengan hijab pashmina yang membuat hidungnya lebih terlihat mancung itu sedang melangkahkan kakinya bersemangat. "Assalamualaikum." Sapa laki-laki yang berdiri dengan tegapnya tapi tak luput dari senyuman yang membuat perempuan itu menyukainya. Astaghfirullah, tundukkan kepalamu Adibah, sisi hati baiknya menyela. Setelah mengunci pintunya dari luar, Adibah mengikuti langkah laki-laki itu dari belakang. Menatap tubuh tegap laki-laki itu dari belakang, cukup dari belakang. "Aku ingin menatapmu dari depan dengan sesuka hatiku, tapi nanti kalau kamu sudah halal untukku." Hati Adibah berbicara. Tapi perempuan itu kembali beristighfar. Astaghfirullah, kenapa setiap dekat dengan laki-laki itu, aku menjadi sering beristighfar. Dan kenapa hatinya menyerukan kalau Zufar juga menyukain

