#34

1153 Kata

Pandu geleng-geleng kepala melihat Erik yang tertidur pulas,  sepanjang dia mengenal Erik sebelum ia menikah sampai hari ini,  ya baru kali ini Pandu melihat Erik tertidur di kereta. "Benar-benar melaksanakan hajat nih orang, berapa ronde sampe pingsan gini," Pandu menahan tawa karena Erik benar-benar nyenyak. Saat akan sampai, tiba-tiba Erik bergerak dan membuka matanya perlahan. "Sudah sampai mana Ndu?" tanya Erik terlihat kesulitan membuka matanya dan membetulkan duduknya. "Sampe Bandung bang,  tuh Gedung Sate di depan," Pandu mendengar Erik mendengus kesal dan Pandu yang terkekeh melihat ekspresi Erik. "Bang, ya Allah tumben banget sampe tidur di kereta,  secapek-capeknya abang,  biasanya juga cuman merem aja, duh duh,  berapa ronde semalam?" bisik Pandu ke telinga Erik,  Erik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN