MPLS akhirnya usai. Para anggota OSIS juga sudah banyak yang pulang setelah melakukan evaluasi singkat seperti biasanya. “Yuk, Balik!” ajak Dinda. “Yuk! Ca, lo balik sama siapa?” tanya Risty. “Gue dijemput sopir,” jawab Caca seraya menyampirkan tasnya di bahu. Kemudian, ketiganya berjalan menyusuri koridor. Mereka berpisah di pintu masuk gedung sekolah. Dinda dan Risty pergi ke parkiran sekolah, sementara Caca harus ke depan gerbang untuk menunggu Pak Hikmal yang tampaknya belum datang. Belum genap sepuluh detik berdiri di depan gerbang, Caca sudah mendapati motor yang mendekat, kemudian berhenti tepat di depannya. “Ca, gue anter, ya?” Sudah Caca duga. Siapa lagi jika bukan Reyhan? Cowok yang sejak kemarin tak menghubunginya itu. “Nggak usah. Gue dijemput sopir,” jawab Caca tanpa m

