Selamat Tinggal

884 Kata

Udara pagi terasa sejuk dan menyegarkan, membuat cewek berambut sebahu itu menghirup napas dalam-dalam dan mengembuskan perlahan. Matanya terpejam sejenak, lalu tak lama kembali mengangkat selang dalam genggamannya untuk menyirami tanaman yang beberapa minggu ini tak ia rawat dengan baik karena kesibukannya. Pagi ini, Caca benar-benar merasa begitu senang karena akhirnya bisa menghabiskan waktu di rumah. Sebab, liburan semester telah tiba. Ya, meski pada akhirnya ia tetap sendirian karena Mia yang berangkat kerja pagi-pagi sekali. Beberapa menit berlalu dengan Caca yang hanyut dengan kegiatannya hingga suara klakson mobil di depan gerbang membuat Caca terpaksa mematikan selang. Caca pun bergegas membuka pagar. Tubuh Caca seketika mematung sempurna ketika melihat mobil berwarna silver le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN