Menyerah

1309 Kata

Deru motor Reyhan terdengar berbaur dengan ramai dan padatnya jalan raya Kota Jakarta pada siang hari. Seperti biasa, siang ini Reyhan juga mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi. Ia tak peduli dengan tatapan benci para pengendara yang tertuju padanya juga u*****n para pejalan kaki yang hampir ia tabrak. Reyhan selalu seperti ini, menjadi manusia paling tak peduli dan menyebalkan. Cowok itu menghentikan motornya di depan gedung kampus Daniel. Ia menatap datar pada gerombolan mahasiswa yang tengah nongkrong di taman depan gedung. Kebetulan sekali, di antara para mahasiswa itu salah satunya adalah Daniel. Reyhan cukup senang karena ia tak perlu susah-susah mencari Daniel. Reyhan melepas helmnya, lalu turun dari motor. Ia pun menghampiri Daniel. “Woi!” seru Reyhan pada Daniel yang t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN