Janar dan Giselle mengangguk bersamaan. Lalu, Janar berlalu begitu saja tanpa pamit. Ia segera menemui Tika. Sementara itu, gadis yang ditemuinya sedang tertidur pulas di atas empat kursi yang dirapatkan. “Tika…” “Eh!”Tika tersentak, wanita itu langsung bangun karena kaget.”Kamu udah selesai?” “Iya. Kita siap-siap, yuk.” “Pulang?” “Kita diundang makan malam sama Pemilik Gedung ini.” “Aku cuci muka dulu, ya?” “Oke, aku antar ke depan toilet.” Janar mengantarkan Tika ke depan toilet, menunggunya sampai selesai. Ia tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi pada Tika. Setelah itu, mereka pergi makan malam bersama. Aditya tidak diikutkan dalam makan malam itu akrena dianggap sebagai sumber masalah. Giselle sudah menuruhnya puag sejak siang tadi. Akhirnya makan malam bisa berj

