“Syifa!” panggil seseorang Syifa berhenti melangkah saat mendengar suara saudara tirinya memanggil. Ia menoleh ke belakang dan ternyata benar, Zakia yang memanggilnya. Ia tersenyum saat Zakia mendekat ke arahnya, namun berbeda dengan respon Zakia yang terlihat dingin dan ketus. “Ada apa…” Srett “Awhh.. sakit, Kak!” Syifa meringis kesakitan saat Zakia menarik tangannya secara kasar. Zakia membawa Syifa ke suatu tempat agar tidak ada yang mendengar atau melihat apa yang ia lakukan pada saudara tirinya itu. “Sshh.. lepasin, Kak!” Syifa memberontak meminta dilepaskan karena kesakitan. Dugh “Awhss..” lagi-lagi Syifa meringis kesakitan karena Zakia mendorongnya sampai punggungnya terbentur dinding yang ada di belakangnya. “Kak Zakia kenapa?” bahkan suara Syifa masih terdengar lembu

