“Ini…” Syifa ragu saat ingin berkata jujur. Ia takut Hafiz marah pada saudara tirinya, Zakia. “Kenapa, Syifa? Jangan setengah-setengah kalau bicara.” “Tadi sempat bicara dengan Kak Zakia.” “Jadi ini perlakuan dia?” Hafiz langsung tidak terima setelah mendengar jawaban istrinya. Syifa menggelengkan kepalanya cepat. Ia menggenggam kedua tangan Hafiz untuk menenangkan suaminya. Ia tidak ingin masalah kecil ini berlanjut panjang. Lagipula dirinya baik-baik saja. “Dengerin penjelasan Syifa dulu, Kak!” “Saya tahu kamu pasti akan membelanya kan!?” Hafiz sudah bisa menebak isi pikiran istrinya. “Enggak. Syifa nggak membela Kak Zakia, tapi mau menjelaskan kejadian di kampus tadi.” “Yaudah jelasin sekarang!” Mengalirlah cerita dari Syifa. Tidak ada yang ia tutup-tutupi karena dirin

