“Emhh..” Syifa kembali melenguh. Ia memejamkan mata karena merasakan sensasi aneh dalam tubuhnya. Sensasi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. “Kak, stop!” “Syifa merasa ada yang aneh!” ucapnya dengan nafas terengah. “—“ Hafiz terdiam. Bukannya berhenti Hafiz justru bergerak semakin nakal. Tangan satunya tidak mau tinggal diam. Ia telah hilang kendali. Ia harus bisa merasakan pemandangan indah di hadapannya saat ini. “Emhh..” “Enak, Syifa!” ujar Hafiz dengan nada meracau. Mulut Hafiz tidak berhenti menyeruput seperti bayi yang sedang kehausan. Syifa meremas rambut suaminya sebagai pelampiasan. Nafasnya memburu, tidak beraturan. Tubuhnya bergetar hebat merasakan hal aneh dalam tubuhnya. “Kak Hafizhh..” panggil Syifa “Huhh..” “Huhh..” Hafiz menarik diri saat merasa c

