Di kediaman rumah Fadlan “Aarrgghh..” BRAK Pyarr “GUE BENCI SAMA LO SYIFA!” teriak Zakia Barang-barang yang ada di kamarnya berserakan, bahkan pecah. Ia melampiaskan kekesalannya melalui barang yang ada di dalam kamarnya. Dadanya bergemuruh hebat karena amarah yang bergejolak dalam dirinya. Ceklek “Astagaa.. Zakia!” Zulfa terkejut melihat kamar putrinya berantakan. Bahkan penampilan Zakia terlihat acak-acakan. Beliau menghampiri putrinya setelah mengunci pintu kamar agar tidak ada yang tahu kondisi Zakia saat ini. Zulfa memegang kedua lengan Zakia sembari menatapnya lekat. Melihat kedatangan Ibunya membuat Zakia semakin marah. Ia memalingkan wajahnya enggan menatap Ibunya sendiri, Kedua tangannya terkepal kuat menahan amarah yang siap meledak saat ini juga. “Kamu kenapa,

