Malam pertama di rumah baru Karena sudah tinggal berdua dengan suaminya membuat Syifa harus lebih mandiri. Ia berjalan menuju dapur berniat memasak untuk makan malam. Tapi ternyata di dapur sudah ada beberapa asisten rumah tangga yang sedang memasak. “Non Syifa!” sapa salah satu dari mereka. “Ada yang bisa saya bantu, Non?” Syifa menggeleng pelan. “Tidak ada, Bi. Justru saya ke sini ingin membantu kalian memasak.” “Jangan, Non!” jawabnya cepat Mereka di sini untuk bekerja dan sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memasak. Syifa tidak perlu melakukan apapun. Ia hanya perlu menunggu sampai mereka selesai memasak. “Biar kami saja yang memasak. Non Syifa lebih baik tunggu saja sampai kami selesai! Sebentar lagi juga selesai.” “Gitu, ya!” Syifa tersenyum kecil. Padahal ia ingin

