Pria menyeramkan merobek gaunku, aku berteriak dan menyerangnya dengan tasku. Aku sangat lelah, hidup di dunia saat ini tidak ada ketenangan sama sekali. Seperti seluruh dunia memusuhiku. Malam di mana seharusnya berpesta, berakhir di toilet dan mau diperkosa oleh pria asing yang menakutkan. Seluruhku tubuhku sudah sangat sakit, aku dibanting berkali-kali ke wastafel juga dinding toilet. Tidak berani pingsan, begitu pingsan masa depanku akan hancur seketika. Aku harus berjuang untuk anakku juga adikku serta hidupku. Aku menggigit tangan pria itu, dia mengamuk dan aku terlempar lagi ke pintu salah satu toilet. Gaunku sudah robek di sana sini dan tatanan rambutku sangat berantakan. Otakku memikirkan sesuatu, aku bangkit dan berlari ke arah pintu kamar mandi. Tidak bisa membuka kunci, pri

