Belakangan aku selalu tersenyum, Reva menggodaku setiap hari. Bagaimana tidak tersenyum, tuan muda sangat perhatian dan penuh kasih sayang. Aku melihat Reva dan Kela yang merangkak di lantai. Hatiku bahagia, mungkin setelah semua penderitaan yang aku lalui, ini adalah jawaban atas semuanya. Aku dan Reva bersiap menuju lokasi pagelaran, tadinya ingin membawa Kela, kasihan dia tidak pernah melihat dunia luar. Hanya saja memikirkan akan ada Emmeric dan istrinya tentu menakutkan. Tuan muda berkata tidak bisa datang karena memiliki pekerjaan. Selama ini tuan muda sering tidak muncul, pekerjaan Grup Hadikusumo di handle oleh orang kepercayaannya, juga Elysa. Bicara tentang ibu tiri dan anak-anaknya, mereka seperti beraura pembunuh saat melihatku. Apalagi mengetahui aku dan tuan muda bersiap m

