Bayaran Kebohongan

1171 Kata

Dari kejauhan aku melihat sosok bertubuh tinggi dengan aura kegelapan namun indah berada di beranda bungalow. Menggendong seorang bayi, membuatnya sangat kontras. Topeng misterius dan kain gendongan, siapa yang melihat akan mengira sosok itu berasal dari dunia lain. "Zola." Diam-diam aku mendesah. "Kakak?" Reva yang mendengar bisikan tampak kaget, wajahnya bahkan memucat dengan mulut sedikit membuka. "Kakak secara diam-diam membisikkan nama tuan muda Zola." Aku menoleh, sambil membuka pintu mobil hanya berkata, "Kakak telah berbohong menggunakan namanya." Reva cepat mengejarku, aku telah berada di dekat tuan muda. "Zola, terimakasih sudah menjaga Kela." Dia mengangguk, tidak mau bicara. Ketika aku bermaksud mengambil Kela dari pelukannya, dia berbalik membuat ujung jubahnya sedikit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN