Wanita berjilbab itu tengah menyiapkan sarapan untuk keluarga hangatnya. Sudah 27 tahun pernikahan mereka berlalu tidak terasa mengingat ini adalah ulang tahun Iya yang ke dua puluh. Tidak dirayakan karena Iya sendiri menolak untuk dirayakan, ia bahkan memilih untuk memberikan sedekah saja kepada anak-anak yatim di panti asuhan dekat kampusnya. “Pagi, Ma.. Pa.” sapanya dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajah cantik tersebut. Baik Adara dan Galang membalas sapaan putri mereka bersamaan sambil membiarkan putri satu-satunya itu mencium pipi kiri dan kanan mereka secara bergantian. “Kamu pergi sama Kak Aziz kan?” tanya Adara sambil memberikan sarapan roti panggang yang sudah diolesi selai strawberry untuk anaknya. Iya terdiam sejenak. Tidak menyahut apapun karena biasanya, ia m

