Margaretha menyesali diri karena selama berada di tempat asalnya dia tidak pernah bersyukur, padahal kemana-mana dirinya selalu diantar dengan mobil mewah, taksi online atau paling tidak ojek online. Dia selalu mengeluh karena panas, lelah, keringetan terkena sinar matahari yang menyebabkan kulit yang kusam serta rambut bau apek. Dia juga terkadang mengeluh karena tidak punya uang untuk belanja. Karenanya ketika max merayi dan menggodanya serta menjadikan Margareta istri simpanan, perempuan itu, mau-mau saja selama semua kebutuhannya terpenuhi. Di sini Margaretha menyadari bahwa semua itu tidak ada gunanya. Tidak ada apotek 24 jam jam yang bisa didatangi ketika dia terluka atau sakit. Tidak ada restoran siap saji, tidak ada mall, tidak ada tempat yang bikin dia selalu menghambur-hambu

