29

1020 Kata

"Len, gak pusing?" tanya Margareta. Valen menggelengkan kepalanya, lelaki itu tidak sanggup membuka pegangannya. Tangannya yang basah bergetar, dia tahu isinya adalah darah. Dengan sangat hati-hati, Margareta membuka tangan Valen. Kemudian membersihkan luka sobek di kepalanya. Mahesa yang sedari tadi mematung mengambil air hangat sebagai bentuk rasa tanggung jawab atas apa yang sudah dia perbuat. "Bersihkan pakai ini, awas hati-hati, pelan-pelan saja atau sini gue aja yang kerjain," ucap Mahesa. Wadah berisi air hangat itu disodorkan ke arah Margareta, jika dilihat-lihat Margaretha sebetulnya seperti takut, tangannya gemetaran, wajahnya mengernyit jijik. "Merasa bersalah lo?" sindir Margareta. "gue emang salah, makanya gue mau tanggung jawab, sini biar gue aja yang bersihin." "Jang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN