“Padang Jingglang.” Aku membaca dengan teliti biodata Manager HRD yang disodorkan Malam padaku. “Berusia tigapuluh tujuh tahun. Orang yang ambisius. Keras kepala. Harus mendapatkan apa saja yang dia inginkan. Seperti kata Anye, berdisiplin tinggi. Sangat sulit percaya pada orang. Pandai bergaul demi melancarkan bisnisnya. Dan orang yang sulit untuk diajak kerja sama jika tidak benar-benar menguntungkan perusahaannya.” Mataku menatap pas foto yang disodorkan Malam kepadaku. Dia seorang manager? Halleluya. Kau bercanda? Gila! Cakep parah! Aku tidak pernah melihat orang seberkarisma ini hanya melalui foto saja. Bahkan dalam tatapan mata hitamnya pun, aku seolah sudah terintimidasi. Jidatnya lebar—kau bisa mendaratkan satu kumpeni pesawat terbang boeing maju-mundur di sana. Tulang hidungn

