“hoam” seyra menguap dan melihat sekeliling masih tidur terlelap
“jalan jalan dulu deh” gumam seyra lalu beranjak dari tenda
Seyra melihat sosok perempuan berjalan sendirian(bukan hantu ya guys hihi)
Seyra memutuskan untuk mengikutinya setelah dirasa cukup dekat seyra tau siapa perempuan itu
Disisi lain
Drttt drrtttt drttt
“siapa sih pagi pagi juga” dumel ana pada handphonenya
“mommy?”gumam ana
“kalo gua angkat disini gawat nih” batin ana
Ana berjalan menuju tempat yang sepi ya walaupun sekarang masih sangat pagi untuk antisipasi jika ada yang menguping. Ana terus berjalan sampai tempat dirasa ana aman dan mulai mengeluarkan handphonenya kembali
“halo mom ada apa?” tanya ana
“mommy mau ngasih tau kamu sesuatu” ucap antusias mommy ana
“wah apa mom?”
“mommy dah berhasil menggoda daren papanya si seyra itu”
“mommy dah berhasil menggoda papanya twins sama seyra?syukur deh dengan begitu rencana kita buat menghancurkan mereka sangatlah mudah” ucap ana
“mommy gak sabar untuk menikmati uang mereka”
“ana juga gak sabar buat menikmati uang mereka”
“haha ana ana gak akan semudah itu”batin seyra yang berada tak jauh dari keberadaan ana
Seyra menekan tombol off pada perekam suara dan pergi meninggalkan ana
Saat sampai diarea tenda
“seyra lo kemana aja sih? Gua cariin juga”ucap nadine
“ada urusan tadi liat handphone” ucap seyra membuat nadine membuka handphone terdapat notif dari seyra ternyata rekaman suara
“buka nanti aja takut ada yang denger” ucap nadine yang tau pasti ini salah satu rahasia dari misi mereka
“pengumuman anak anak silakan kalian berkemas hari ini kita akan pulang” ucap salah satu pembina
Semuanya mulai berkemas tak butuh waktu lama akhirnya mereka berjalan turun gunung dengan hati hati
Sesampainya dibus mereka memilih istirahat karena perjalanan yang cukup panjang dan badan mereka yang lelah
“bener gak ya papa daren beneran tergoda?” batin seyra
Disepanjang perjalanan seyra melihat luar jendela melamun dengan pikiran yang berada dimana mana
Nadine yang melihat seyra melamun tak tega untuk bertanya lebih banyak. Ia memilih mengeluarkan handphone,aerphone dan memilih mendengar rekaman suara yang dikirimkan seyra tadi pagi
Nadine kaget atas apa yang ia dengar
“gak bisa dibiarin ini” batin nadine
Nadine mengetikan pesan kepada fadlan dan tak lupa mengirimkan rekaman juga kepada fadlan
Disisi lain fadlan yang sedang mendengar ocehan teman temannya mendapat notifikasi dari nadine
Nadine
Rekaman suara
Bukanya nanti aja secepatnya
kita buat rencana
me
oke
waktu pukul sembilan malam bus baru saja sampai disekolahan dan membuat mereka harus ekstra hati hati dalam berkendara apalagi dengan kondisi mereka yang cukup lelah.