“hoam, lah dah jam satu aja nih” ucap seyra menatap jam dinding yang berada di kamarnya.
Seyra bergegas mandi dan keluar dari kamar
“anak mama baru bangun ya” ucap sang mama yang melihat seyra menuruni tangga
“hehe iya mah” ucap seyra lalu menduduki salah satu kursi
“tadi papa bilang kalo kita besok liburan ke villa puncak,kamu boleh bawa teman berapapun” ucap sang mama
“beneran mah? Seyra mau ngajak nadine deh” ucap seyra
“Cuma nadine?” tanya sang mama
“yang seyra punya hanya nadine mah,yang lain dah pergi ya bisa dibilang penghianat” ucap seyra
“dah gapapa sedikit namun selalu ada kan”ucap mama menyemangati seyra
“iya dong mah” ucap seyra
Keadaan kembali hening dengan seyra yang memainkan handphone guna melihat berkas berkas yang dikirimkan kak kenan maupun kak lala, mama yang sedang fokus dengan layar televisinya
“mah seyra mau ke mall nih,mama titip apa?” tanya seyra
“enggak deh” ucap sang mama
“yaudah seyra pergi dulu ya”pamit seyra lalu pergi kegarasi mengambil mobilnya
Sesampainya dimall seyra menjadi pusat perhatian
“cantik sekali”
“body goals”
“keluarga smith?”
“nona seyra?”
Seyra hanya acuh dan kembali berjalan dengan tatapan datarnya. Seyra mulai memasuki salah satu toko dengan berbagai model yang lengkap
“selamat siang nona ada yang bisa saya bantu?”tanya sang pelayan toko
“tolong carikan saya lima pasang baju dengan model yang berbeda beda untuk usia mama saya” ucap seyra seraya melihatkan foto mama vina dilayar handphonenya
“dan juga tiga pasang baju untuk seusia saya” ucap seyra kembali
“siap nona tunggu dua puluh menit” ucap pelayan lalu pergi mencarikan barang yang dibutuhkan seyra
Seyra berkeliling untuk mencari baju untuknya,untuk urusan nadine dan mama sudah ia pasrahkan kepada pelayan toko
“ini nona sudah lengkap”ucap pelayan toko dengan membawa banyak pasang baju
“baiklah langsung kasir” ucap seyra
Seyra yang sudah mendapatkan empat pasang baju dan membawanya kekasir
Seyra memberikan kartunya
“ini nona, terimakasih ditunggu kedatangannya kembali” ucap sang pelayan toko
Seyra hanya mengangguk sebagai jawaban,ia keluar dari toko seketika ia melihat objek yang menarik perhatiannya
“ish menjijikan” batin seyra
Ceklek
Seyra berhasil mengabadikan momen dimana ana yang sedang merangkul mesra om om didalam mall
Seyra segera membuka room chatnya dengan nadine,jika kalian berfikir seyra akan mengirimkan foto tersebut dugaan kalian salah hihi
Me
Nad,dirmh?
Tak lama layar handphonenya muncul notif balasan dari nadine
Nadine
Iya sey,sini boring gua
Seyra hanya melihat dan berpikir akan mencarikan beberapa pasang baju juga untuk fadlan sebagai tanda persahabatan mereka pikir seyra
Seyra mulai memasuki toko pakaian khusus pria
“selamat datang nona ada yang bisa saya bantu?” tanya sang pelayan toko
“carikan saya tiga pasang baju dengan ukuran seusia saya” ucap seyra
“baik nona silakan ditunggu” sang pelayan toko pergi meninggalka seyra
Sembari menunggu seyra memilih melihat lihat seketika pandangannya menuju kearah dua jaket dengan couple
“ih pengen tapi sama siapa?” gumam seyra
Seyra teringat dengan MR.X dimana seyra diberikan jaket yang sama dengannya namun seyra tidak tau dia siapa tetapi kenapa tidak asing saat melihat matanya
“beli aja lah besok siapa tau ketemu dia hihi” ucap seyra bermonolog sendiri
Seyra berjalan menuju kasir dan menyerahkan kartunya setelah semuanya dirasa selesai seyra menjalankan mobilnya kerumah nadine tak lupa memberi tahu kepada fadlan juga
Me
Kerumah nadine sekarang
Fadlan
Oke
Seyra mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang sesampainya dirumah nadine dapat ia lihat sudah terpakir rapi motor sport yang ia ketahui pasti punya fadlan
“hola prenn” ucap seyra membuat nadine dan fadlan yang sedang fokus pada handphone masing masing terkaget
“yaampun seyra kalo mau masuk salam dulu bukan malah teriak teriak” ucap nadine yang masih syok
“hehe peace” ucap seyra
“bawa apa itu banyak banget” tanya fadlan
“eh jadi lupa,nih ini buat nadine” ucap seyra sembari menyerahkan tiga paperbag
“ini buat fadlan” ucap seyra sembari memberikan tiga paperbag yang sama
“wahh sultan mah beda ya” ucap antusias nadine
“apaan sih buat tanda persahabatan aja” ucap seyra
“uuw makasih seyra” ucap nadine dengan memeluk seyra
“thanks sey” ucap fadlan
“yoi” balas seyra
Mereka cukup lama berbincang dan tak lupa seyra juga memberi tahu foto yang ia dapat sewaktu di mall. Waktu sudah menunjukan pukul tujuh malam membuat seyra harus segera pulang dan sebelumnya ia tak lupa memberi tahu jika besok mereka akan liburan bersama divilla
Seyra sampai dimansion dan melihat mansion yang masih sama yaitu sepi seyra tanpa mikir yang aneh ia segera naik dan mempersiapkan semuanya untuk besok.