Bab 3

1103 Kata
Tring Suara bunyi ponsel terdengar , tangan Kiara segera meraba- raba diatas kasur guna mencari benda pipih kesayangan nya, meski mata itu sendiri masih mode ofline tapi tanganya online. Segera kiara membuka aplikasi Wechat milik nya, ~ melin rese~ Kiara sayang lagi apa,, besok ada acara tidak,,! ~kiara cantik ~ Tidak ada apa,,? ~ melin rese ~ Temenin yuk ~ kiara cantik ~ Kemana,,? ~melin rese ~ Udah ikut aja,, dijamin Hapyy,,! Setelah lama berfikir akan jadwal untuk hari esok dan tidak ada agenda apapun kiara langsung setuju ~ kiara cantik ~ Its okey ,,tungu aku ditempat biasa,! Jam berapa ? ~Melin rese ~ Jm 10 pagi , Daa sampai ketemu besok. Setelah Wechat dengan melin, kaira masih asyik dengan ponsel nya, sudah 2 hari dia tidak menjelajah forum Ig nya, @kiaraMhswari Didalam fto yang ia ungah beberapa minggu yang lalu sebelum kepulangan nya ke indonesia, saat itu ia tengah berada disebuah cafe dimana ia mengenakan baju berwana putih dan cardigan berwarna coklat, sangat contras dengan warna rambut dan topi yang ia kenakan. didepanya terdapat secangkir kopi, bergambar Love, didalam ungahan tersebut terdapat kata selamat pagii, kiara dulu sangat aktif didunia maya jadi tak jarang ia punya sejumlah follower yang banyak,, Apalagi dengan wajah nya cantik dan foto yang slalu berbeda tempat. Segera foto itu dibanjiri ribuan komentar @pengemar berat Hai kakak foto dimana lagi nieh,,! @cumi_padang Boleh tanya beli dimana outfit nya,,? Keren kak aku suka. @2390_sayangkamu Wah- wah dedek cantik selamat pagiii. @×××××_z Cantik Diantara semua pengemar dan ribuan komentar fokus kiara hanya satu akun dengan Nama @×××××_z ntah siapa dia, setiap kali kiara memposting sesuatu hanya ada satu kata cantik, ntah yang dimaksud cantik itu dirinya 'maaf bukanya kiara Pede, tapi dia memang punya modal untuk Pede'. Atau pemandagan disekitar dirinya. "Ah sudah lah buat apa aku fikirin, mungkin pengemar iseng, tapi koq serem juga ya kalo gini , hiiii " Kiara segera melempar benda pipih kesanyanganya diatas kasur. Ceklek " kiara sudah bagun sayang " mama kiara muncul dari balik pintu, saat mendapati anak gadis nya sudah bagun ia berjalan mendekat. " ada apa Mam,," Dia masih sedikit kesal dengan semua angota keluarga nya, yang dengan seenak hati tlah menjodohkan kiara dengan zayn. " em,," terlihat sedikit ragu saat mengantakan "zayn ada dibawah menungumu " " untuk apa dia dibawah menunguk " " kau lupa apa yang dikatakan Ayah mu tempo hari kiara, kau akan menikah dengan zayn, jadi,,! " " jadi apa Mam,,?" Mama kiara mencubit pipi anak nya gemas, mungkin kiara sedikit sombong tapi mama nya tau kiara anak yang baik. " jika orang mau menikah, apa yang harus dibeli kiara , kau harus ke butik sayang,," " ogah Ah,, Mama dan papa yang mau nikahin kiara, jadi kiara gak mau beli kebutuhan apa - apa, termasuk baju " Kiara masih Asyik dengan rebahan nya,tanpa berniat melangkah turun kebawah, ' biar saja zayn menungu ' batin kiara, dia lalu memejamkan mata lagi tanpa mau memandang wanita didepanya. Mama kiara hanya bisa mengeleng saat melihat kelakuan kiara, percuma dia memaksa jika gadis itu tak punya niat dihati. Dia segera pergi dan keluar Beberapa saat kemudian pintu terbuka lagi dari luar, kiara sudah tau ada yang datang tapi dia tak menghiraukan mungkin sang ibu yang ingin sekali lagi membujuk nya. Hingaa,, Greppp Seketika dunia kiara terbalik, "Ahhhh lepaskan , kamu ,," saat kiara memandang pungung kokoh itu dari arah bawah, karena kepalanya yang berada dibawah, zayn membopong tubuh kiara tanpa rasa bersalah sedikit pun dan langsung turun kebawah. **** Beberapa saat dibawah setelah maulida turun dari kamar kiara. " bagaimana " Saat Mahendra tidak mendapati kiara dibelakang sang istri. Mendapati istrinya mengeleng Mahendra hanya bisa menghela nafas. " biar saya yang keatas , Nyonya maulida " zayn kemudian berdiri dan berjalan kearah kamar gadis yang sebentar lagi akan menyandang status sebagai istrinya. Kaki zayn melangkah kedepan tanpa sedikit pun kebingungan, seolah dia sudah hafal kamar sang gadis. Ceklek Dia mendapati gadis itu tidur dengan membelakangi dirinya, dia segera mendekat dan,,,, Greppp Zayn mengankat gadis itu tanpa sedikit pun merasa keberatan. " Ahhh,,,, lepaskan kamu,,," zayn masih setia membopong gadis itu hinga kebawah menuruni anak tangga, dia tidak menghiraukan rengekan kiara sedikit pun. " kiara " maulida tidak menyangka zayn akan segera mengendong gadis itu dipundak nya. " Tuan , Nyonya saya permisi dulu " zayn lalu pergi dari ruang tamu dan berjalan menuju mobil yang sudah terparkir didepan pintu. Bugh " Ah ,, bisakah kau lebih halus zayn sakit ,," kiara mengosok p****t nya yang sedikit sakit akibat zayn yang melempar kannya ke atas jok mobil. Srettt Zayn memasang sabuk pengaman ketubuh kiara dan tanpa menghiraukan omongan kiara ,dia balik badan dan segera naik ke pengemudi. " zayn kenapa kau begitu pemaksa, apakah sebegitunya kau ingin naik derajat, dengan menikahi anak majikan mu " Zayn seolah tuli dengan semua omong kosong gadis disamping nya, dia masih sibuk memasang sabuk pengaman ketubuh nya sendiri. " zayn dengar aku,, " kiara benar - benar marah dengan sikap zayn yang masih mengacuhkanya. " zayn ,,kau Cupp Ucapan kiara terhenti saat ia merasa benda kenyal dan dingin yang menempel di bibir ranum nya. Kedua bola mata Kiara seketika membulat dengan sempurna saat zayn lelaki yang dari acuh tak acuh berani mencium bibir nya. " puas kiara, " saat zayn melepas pangutan mereka. " kamu,, zayn,,,,,,,,,! Kau tau itu ciuman pertamaku dan kau sudah mencurinya, " " benarkah" seolah zayn tak percaya. "baguslah,jika aku yang mengambilnya pertama kali" " aku membencimu zayn " " tak masalah kiara, karena aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku, hanya kepadaku" Zayn segera mengemudikan mobil keluar dari halaman rumah kiara, sepanjang perjalanan gadis itu lebih banyak diam dan melihat keluar kearah jendela. ☆ Boutique kamila Beauty ☆ Kata besar yang ada di atas papan nama sebuah butik yang kini dikunjungi kiara. " ihh Norak dech,, gak ada nama lain apa, beneran nieh dibutik ini " Kiara sedikit ragu saat zayn mengajak nya kebutik ini. Melihat zayn menganguk kiara menoleh lagi ke arah butik. " ada apa , kamu gak suka" " emang gak ada yang lain gitu selain ini" " aku laki- laki kiara mana aKu tahu urusan perbutik kan,seharusnya kamu kan yang tahu " " salah sendiri ngajak aku ,siapa juga yang maksa Awas kalo disini baju nya jelek - jelek " kiara langsung turun dan masuk kedalam butik tanpa menungu zayn yang masih setia didalam mobil. Zayn tersenyum melihat tingkah kiara, menurut nya gadis itu lucu, tadi waktu berangkat harus dipaksa, sudah sampai mlah pergi duluan " untung cantik " ungkap zayn disela -sela seyumnya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN