Bukan Yang Pertama

1094 Kata

Krista berjalan menuju rumahnya dengan wajah cemberut. Ia tak menghiraukan teriakan Edward yang terus memanggilnya karena buket bunga yang dia beli untuk Dewa tertinggal didalam mobil. Edward tau adiknya sedang kecewa, ia pun tak lagi memaksanya untuk membawa bunga itu ke dalam. Edward bisa melakukannya sendiri. “Tumben beli bunga? Buat siapa?” tanya Mamanya menggoda. “Untuk Dewa.” Edward meletakkannya di atas meja, kemudian berlalu dari sana. “Kenapa kamu yang beli, Ed? Mama curiga?” ucap Mamanya sedikit mencurigai Edward. “Krista yang beli, Ma, bukan Edward,” jawab Edward berbalik. “Terus, kenapa dibawa pulang? Kenapa nggak langsung diberikan pada Dewa?” Edward menarik napas panjang, mamanya itu selalu ingin tau urusan anaknya. “Dewa sudah pulang, kita nggak ketemu dia di Pelabuhan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN