Waktunya Bertempur

1125 Kata

Beberapa hari setelah itu, tiba saatnya untuk siswa Melati Kencana melaksanakan ujian kenaikan kelas. Sebelum ujian dimulai pada hari Senin, semua siswa tetap harus melaksanakan upacara bendera terlebih dahulu, bahkan Buk Nana dan Pak Santul sudah berdiri di tempatnya masing-masing untuk mengawasi siswa yang suka bolos saat upacara. Semua siswa Melati Kencana mengikuti upacara dengan sangat khidmat. Beno berdiri di baris tengah, sejajar dengan Musfiq dan Dewa. Dewa melirik ke arah Beno yang sedari tadi komat-kamit tak jelas. “Lo ngapain?” tanya Dewa dengan suara pelan. Sebenarnya ia tidak begitu penasaran, tapi makhluk aneh di sebelahnya ini mulai mengganggu. “Lagi hafalan,” jawab Beno sok serius dengan kedua mata yang kadang fokus menatap ke depan. “Hafalan apaan?” bingung Dewa. “Cil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN