Kecurigaan Dewa

1028 Kata

Malam ini tidak terlalu panas, sebab tadi sudah diguyur oleh hujan yang sangat deras. Baru saja reda dan kembali membuat jalan di Ibukota ramai. Seorang gadis cantik tengah duduk termenung di sebuah kursi taman yang tak jauh dari rumah sakit. Pria yang dari tadi melihatnya dari kejauhan, perlahan mulai menghampiri tanpa sepengetahuannya. “Kamu ngapain di sini? Ini sudah malam, nggak baik untuk kesehatanmu nanti,” ujarnya duduk di samping gadis itu. Dia menoleh sedikit, kemudian tersenyum. “Aku lagi berpikir tentang sesuatu, Kak.” “Maksudnya?” Gadis itu menatap kakaknya lama tanpa berkedip, hingga membuat pria itu salah tingkah. “Kamu ngapain natap Kakak kayak begitu.” “Kakak ingat, nggak? Wanita yang bunuh diri di pesantren itu?” tanyanya yang membuat pria itu mengkerutkan kening.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN