Siti Hilang

1441 Kata

Paginya, Pulau Angkara dihebohkan dengan teriakan Cindai yang menggema dan membuat ketenangan dari pengunjung di sana jadi terganggu. Cindai terlihat panik. Pasalnya, saat dia terbangun tadi, Siti sudah tidak ada di kamar. Dari tadi malam dia keluar dan belum juga kembali. Cindai dan Oca mengira Siti tengah menikmati udara segar di luar dan masuk ke kamar saat keduanya tertidur. Kenyataannya, Siti belum masuk sama sekali dikarenakan sepatunya tidak ada di sana. Dewa langsung menghampiri Cindai yang hampir menangis dengan dikerumuni penghuni di sana. Beno dan Musfiq pun ikut melihat sahabatnya itu. “Ndai, ada apa?” tanya Dewa dengan wajah yang tak kalah paniknya. “Siti hilang, Wa,” jawabnya, air mata Cindai tertumpah begitu saja. “Apa? Siti hilang?” Dewa terkejut, Cindai mengangguk. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN