Bab 47: Pengakuan Yuri pada Dion Meski sedikit canggung dan risih Dion tetap berusaha bersikap netral pada teman dekatnya tersebut. Meski sedikit sakit, ia sudah terbiasa dengan posisi itu. Posisi bertepuk sebelah tangan. "Yuri ... Kamu baik-baik aja kan?" tanyanya lembut. Basa-basi. Sudut jiwanya merasa lega saat melihat wanita istimewa itu dalam keadaan baik. Yuri mengangguk. "Aku cemas karena HP kamu gak aktif," ucapnya lagi. "Makasih Dion, maaf sudah buat kamu cemas," terasa canggung Yuri bersikap. Entahlah. Tak biasanya seperti ini. Tapi, melihat bagaimana sikap hangat Dion padanya, ia tahu sikap demikian bukan sekedar basa-basi persahabatan. Bukankah tak ada persahabatan di antara wanita dan pria dewasa! "Gapapa, yang penting kamu baik-baik aja," ujarnya tulus. Merasa sepe

