"Kita mau ke mana, sih, Kak?" tanya Rania penasaran. Kini ia dan Fajar sedang dalam perjalanan menuju ke suatu tempat yang Rania sendiri tidak tahu. Tadi Fajar menyuruhnya dandan yang cantik. Wanita itu kini tampil menawan dengan menganakan dres bewarna biru dongker. "Kita mau ngedate," sahut Fajar sambil tersenyum manis. Membuat Rania awalnya sedikit tersentak mendengarnya, tetapi beberapa detik kemudian ia tertawa. "Ngedate? Kita ini udah nikah, bukan pacaran lagi," celetuk Rania dan masih terkekeh. "Emang sebelum nikah kita pernah pacaran?" tanya Fajar, menoleh pada Rania sebentar sambil menaikkan alisnya, lalu fokus lagi pada jalanan. Membuat Rania berhenti tertawa. "Nggak, sih. "Nah, makannya kita ngedate sekarang. Kamu tahu? Dulu nggak pernah sedikitpun aku berpikir untuk me

