Pagi menyapa. Keluarga Dirganata kini sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan pagi. Hari ini adalah hari pertama Rania sarapan pagi bersama keluarga suaminya dengan status yang kembali menyandang sebagai istri Fajar lagi. Rania dan Fajar duduk bersebelahan. Keduanya tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Hanya tersenyum malu-malu kucing. Mengingat kejadian semalam membuat pipi Rania bersemu merah. Fajar senyum-senyum bak orang yang sedang kasmaran. Melihat Rania yang salting duduk di dekatnya membuat Fajar gemas. Ingin sekali rasanya ia terkikik, tetapi urung karena di sini ada kedua orang tua dan adiknya. "Kamu kesambet? Ngapain senyum-senyum kayak orang gila?" celetuk Bu Astrid. Reflek Fajar merubah ekspresinya menjadi datar. "Siapa yang senyum? Mama salah lihat kali," ujarnya

