Rara akan kembali ke asramanya. Ketika berada di jalan, di dekat sebuah masjid, ia mendapati segerombolan santri putra tengah berbincang di samping masjid. Mereka tengah duduk di kursi panjang yang ada di situ, sembari menikmati semilir angin yang datang dari hamparan sawah yang ada di belakang pondok. Ketika Rara berjalan melewati mereka, seseorang yang mengenali Rara beranjak dari duduknya dan mengikuti Rara dari belakang. Kemudian ketika sudah lumayan jauh dari tempat tadi, seseorang itu menghentikan langkah Rara. Rara sampai terkejut, karena tiba-tiba muncul sosok seseorang itu di hadapannya. "Mas Rijal? Ngapain disini?" Tanya Rara dengan raut wajah terkejut. Rijal diam. Cowok itu tampaknya tengah mengamati wajah Rara yang terlihat seperti selesai menangis. Ada bekas air mata di uj

