Itler menghadap sang Jenderal saat setelah melakukan semua interogasi kepada para agen selama 1 bulan ini. Laporan yang dilaporkan oleh Itler membuat wajah sang Jenderal mengeras. Ternyata, musuh memang berada di balik selimut. Detail tiap interogasi diberikan kepada sang Jenderal. Semuanya sudah terbukti dan pengkhianat itu memang berada di balik selimutnya, seolah berteman baik dengan sang isteri. “Isteri anda sedang bersamanya saat ini, Jenderal. Saya takut jika-” “Tidak.” Sahut Jenderal tegas. “Dia tidak akan bermacam-macam pada isteriku!” Itler tampak ragu sebelum mengangguk dan bertanya. “Apa yang akan kita lakukan, Jenderal?” Athran terdiam. Matanya menelisik berkas yang diberikan Itler sebelumnya. Wajah itu familiar untuknya karena mirip dengan seseorang yang sudah mati. Tangan

