FLASHBACK OFF Kenangan masalalunya bersama Alya seolah sirna saat ia mengingat ada Ana di sampingnya. Eza meraup wajahnya kasar, mencoba menepis itu semua. "Ada apa pak?" Ana tiba-tiba saja bertanya. "Maaf, saya terlalu larut dalam cerita saya sendiri." Ana bisa merasakan betapa dalamnya cinta Eza pada Alya, sekalipun dalam kenangan mereka, mereka saling mengacuhkan bahkan saling menyakiti satu sama lain. Cinta yang berubah menjadi kebencian dan justru membawa Eza pada neraka penyesalan yang tidak akan pernah bisa ia tebus sampai ia mati sekalipun. Ada rasa tidak rela dan kecewa, tapi rasanya itu manusiawi bagi Ana. Dengan sikap Eza yang selalu perhatian pada Ana, juga semua kebaikan Eza pada Ana mungkin mrmbuat Ana lupa kalau rasa cinta dan kasihan itu bedanya tipis. "Apa kamu

