Suara mobil berhenti terdengar di garasi, Ana yang seharian tadi sudah sibuk mengurus rumah terlelap di sofa ruang tengah dengan tv yang masih menyala. Ana yang diberitahu oleh Eza bahwa dirinya akan pulang telat karena meeting mendadak dengan klien barunya, akhirnya menunggu Eza sampai pulang. Begitu pintu rumah terbuka, suara televisi di ruang tengah terdengar, Eza melangkah masuk ke ruang tengah. Di sana Ana terlelap tidur, tubuhnya menyender pada punggung sofa. "Kenapa kamu tidur di sini An?" Eza melangkah mendekati Ana. Wajah Ana begitu tenang, seolah tidurnya sudah terlalu dalam. Eza tak tega untuk membangunkannya. ia melepas sepatu dan meletakan tas kerjanya di atas sofa. Setelah bertemu dengan Ana, banyak perubahan kecil dalam hidup Eza yang mampu membuat Eza merasakan kemb

