Pagi-pagi sekali Eza sudah siap untuk berangkat ke kantor. Hari ini ia akan melakukan meeting bersama salah satu investor yang baru. "Gimana, semuanya sudah siap?" "Semua sudah siap Pak." Eza langsung menuju ruangan rapat. Beberapa investor sudah menunggu di sana. Hari ini akan dilaksanakan presentasi untuk proyek baru Eza. Begitu Eza memasuki ruangan, para investor itu menyapa Eza dan menjabat tangan Eza satu persatu. "Silahkan, duduk. Apakah kita bisa memulai meeting kita pagi ini?" "Sebentar pak, Bapak Doni Sumantri belum sampai." Investor baru, tapi sudah berani telat pikir Eza. Kalau begini bukankah sama saja menghancurkan reputasinya sendiri. Pikir Eza. Tak lama seorang laki-laki masuk di temani oelh seroang wanita yang sepertinya tidak asing bagi Eza. Ya, wanita itu kini

