Sejak peristiwa di supermarket tersebut, Antara selalu memperlakukannya dengan dingin. Bahkan di detik-detik akhir keberangkatan mereka menuju Bali, pria itu banyak diam. Jika mereka terpaksa bicara, itu pun perihal schedule. Sama sekali tak ada percakapan pribadi yang terjadi. Antara dan Kinanti duduk bagaikan dua orang asing di dalam pesawat. Tidak peduli status perempuan itu yang sedang mengambil peran sebagai seorang sekretaris; hubungan kerja mereka tetap tidak mengindikasikan kehangatan. Agaknya, mereka benar-benar tidak cocok dalam aspek apapun di kehidupan. Setelah terbang selama beberapa jam lamanya, pesawat itu akhirnya mendarat dengan selamat di Bali. Kinanti bisa lega sekarang, paling tidak—dia tak lagi terjebak dalam bisu yang memuakkan bersama Antara. Ada udara segar yang da

