Kinanti menuangkan orange juice ke dalam gelas, lalu meneguk habis isinya. Kepalanya penat, dan tubuhnya sangat lelah. Semua peran ini begitu menyiksa; Kinanti harus masuk kerja setiap weekday, tinggal di rumah, sekaligus berkunjung ke apartemen Antara di waktu-waktu yang pria itu ingin, melayani hasratnya yang beringas. Pola buruk ini menjadi siklus yang tak terhentikan sejak dua minggu terakhir. Karena itulah, Kinanti merasa kesehatannya menurun. Seperti sepagian ini, demam menyerangnya. Demam yang membuat Kinanti malas sekali bergerak—inginnya rebahan sepanjang hari. Maka sejak Antara berangkat ke kantor—karena ada meeting non-formal, ia izin pada pria itu untuk beristirahat di kamar apartemen saja. Namun tetiba, sarapan sederhananya di dapur itu dapat gangguan dari notifik

