Dulu pada suatu waktu, kupikir itulah chapter terburuk dalam hidupku. Lalu chapter lain tiba-tiba menjadi terburuk dan seperti kala itu, sekarang adalah chapter terburuk dari yang paling buruk. Menjadi wanita simpanan, gundik atau apalah namanya bagi seorang pria yang seumuran dengan papa adalah mimpi paling buruk bahkan lebih buruk dari kehilangan mama. Rasanya sia-sia bertahan selama ini kalau pada akhirnya aku tenggelam dalam neraka dunia. Ini adalah perjalanan panjang yang terasa sangat singkat. Terlalu singkat sampai aku berpikir kalau waktu telah berhenti dan tidak lagi berjalan dengan semestinya. “Sudah sampai, Sayang. Aku tidak sabar ingin menghabiskan malam denganmu.” Lelaki itu mencolek daguku sambil tertawa. Menertawai penderitaanku yang sebenarnya baru saja datang. Tidak. A

