Seorang lelaki mengangkat kursi hingga kembali berdiri dengan diriku yang duduk terikat. Seorang lelaki lainnya segera melepas ikatan tali yang mengikat tangan dan kakiku. Hal yang sama terjadi pada Tobias. Setelah kami terlepas dari ikatan, mereka mendorong kami agar segera keluar. Mengikuti langkah seorang lelaki yang ada di depan kami. Satu kakiku yang sakit membuat jalanku terpincang. Melihat hal ini membuat Tobias menggandeng lenganku namun lelaki yang berjalan di belakang kami menarik tangan Tobias hingga membuatku limbung. Tobias mengepalkan tangan dan siap meninju, tetapi aku menahan lengannya. Aku tak ingin masalah menjadi rumit dan justru membuat kami merugi. Tobias menurunkan tinju dan kembali melangkah meninggalkan kamar menuju kamar lain yang sedikit lebih baik meski cat

