15 |MENEMUI MERTUA

1712 Kata

“Ada sesuatu yang hilang, padahal kita tak pernah menyepakati untuk saling memiliki. Ada sesuatu yang pergi, padahal kita tak pernah berjanji untuk selalu bersama.” @ftr.raamdhni GIBRAN menyelipkan jari-jemarinya ke jari tanganku lalu membawaku masuk ke dalam rumahnya. “Assalamualaikum.” “Waalaikumsalam. Gibran? Kamu sudah pulang Nak?” Gibran melepas genggaman tangan kami dan berangsur memeluk ibunya. Aku tersenyum mengawasi kebahagiaan ibu Zahra ketika bertemu anak sulungnya. Disusul seorang pria paruh baya yang kutebak pasti adalah ayah Gibran atau Pak Sapto yang turut tersenyum melihat kedatangan putranya ke rumah. “Ma, Pa. Aku bawa istriku ke sini juga. Kalian sebenarnya sudah pernah bertemu saat kita menikah di rumah sakit dahulu, tapi mungkin Afra belum tahu saat itu. Jadi Afra,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN