Delapan Tahun Penjara (35)

1199 Kata

-Delapan Tahun Penjara- Lalu di balas dengan Inem dan segelintir keluarganya yang membela Inem. “Hidup orang kecil …!” kurasa keluarga yang membela itu sepupu dan keponakan Inem yang nggak paham bagaimana Inem. Mungkin mereka pernah di kasih-hasih jajan atau hadiah oleh Inem. Sementara aku tak melihat Pak Santo dan Mbok Parni hadir di sini. Sidang demi sidang terus bergulir. Sampailah hari ini pada sidang kelima, dimana putusan hakim ditentukan. Inem dikenai pasal berlapis, dijatuhi vonis delapan tahun, dipotong masa tahanan tiga bulan. Atas plot pembunuhan berencana dan penyanderaan. Aku dan keluarga merasa kurang puas atas putusan pengadilan itu. Mama bertekad ingin naik banding mengharapkan aku untuk mengumpulkan semua bukti lain, untuk diajukan sebagai barang bukti banding sela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN