Bab 76

1363 Kata

Clarissa menangis tersedu-sedu dalam pelukan kakaknya. Lelaki yang saat ini mampu menenangkannya adalah Boby. Cinta pertama anak perempuan adalah ayahnya. Namun, menurut Clarissa lelaki yang menyakiti hatinya pertama kalinya adalah papanya. "Aku benci dia, Kak," gumam Clarissa. "Ssst ... Nggak boleh seperti itu. Selalu ingat, bagaimana pun dia, tak akan pernah ada yang namanya mantan orang tua. Jalan dia yang salah, kita sebagai anaknya hanya mampu berdoa. Siapa lagi yang akan menolongnya, kalau bukan kita. Darahnya mengental dalam tubuh kita, sifatnya pun diturunkun ke kita. Jangan pernah salahkan keadaan, jangan pernah salahkan orangnya. Banyak berdoa ya, Dek." Boby menjadi sosok yang dewasa untuk menenangkan Clarissa untuk saat ini. Tok! Tok! Terdengar suara ketukan pintu, lalu maman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN