Kelana 95

1322 Kata

Ketika hendak keluar bersama Iza, Kelana di kejutkan dengan kedatangan Ummi dan Kiai Husman, Kelana pun yang hendak pergi menyuruh Iza untuk menunggu. Kedatangan Ummi dan Kiai Husman sangat mendadak dan tidak ada kabar sama sekali. Kelana tersenyum dan menciumi tangan kedua mertuanya tersebut. Kelana mempersilahkan Ummi dan Kiai Husman untuk duduk di ruang tamu, sementara di rumah Fauziah saat ini sedang ada kesibukan, karena ada pesanan dessert yang cukup banyak. Jadi, tak ada yang menyadari kedatangan Ummi dan Kiai Husman. “Mbak, ada Ummi dan Abah didepan,” kata Iza. “Eh kirain kalian udah pergi, Dek,” kata Fauziah. Iza menggelengkan kepala dan berkata, “Soalnya tadi pas mau pergi ada Ummi dan Abah datang.” “Ya udah. Mbak buatin minuman dulu,” kata Fauziah. “Ada yang bisa Iza bantu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN