Kelana tiba di rumahnya dan melihat suaminya sudah tertidur, Kelana tersenyum dan mendesah napas halus, hari ini dia harus lembur karena pekerjaannya cukup banyak dan padat. Kelana tidak bisa menolak suruhan managernya, jadi ia memilih lembur, lagian uang lembur juga sangat lumayan jadi bisa menambah uang bulanannya. Kelana menutu pintu kembali dan menuju teras belakang untuk mengambil pakaiannya yang dijemur, agar tak perlu lagi membuka lemari dan mengganggu tidur suaminya. Setelah mendapatkan sepasang baju tidurnya termaksud hijabnya, Kelana lalu hendak ke kamar mandi, namun ia terkejut melihat Fauziah berdiri didepannya. “Mbak?” Kelana mengelus dadanya. “Kamu baru pulang?” “Iya, Mbak. Tadi lembur,” jawab Kelana mengelus hijab belakangnya. “Banyak kerjaan yang dikasih Pak Rabi, teru

